PERAYAAN NATAL KOMISI PEMUDA

Mari bersama-sama kita merayakan dan menghayati makna Natal dalam NATAL KOMPAGS :

“SILENT NIGHT”
Sabtu, 27 Desember 2014, Pukul 18.00 WIB

Ruang Musa, Gedung Timur Lantai 3
Dipimpin oleh :Sdr. Samuel Ismayanto

PERAYAAN NATAL KOMISI MADYA

Perayaan Natal Komisi Anak akan diselenggarakan pada :

Hari, tanggal :  Sabtu, 27 Desember 2014
Waktu           :  18.00 WIB
Tempat         :  GKI Sangkrah (Gedung Tengah)
Acara            :  Drama Natal “Mengembara Mencari Raja”
Pembicara   :  Pdt. Mungki A. Sasmita

PERAYAAN NATAL KOMISI ANAK

Perayaan Natal Komisi Anak akan diselenggarakan pada :

Hari, tanggal :  Minggu, 28 Desember 2014
Waktu           :  11.00 WIB
Tempat         :  GKI Sangkrah
Tema            :  “Kelahiran Yesus Mengubah Hidupku”

Mohon dukungan dan partisipasi dari jemaat

Jadwal Pelayanan Ibadah Minggu Adven 4
21 Desember 2014

GKI SANGKRAH

Pukul 06.30~Sdr. Samuel Ismayanto
Pukul 09.00~Pdt. Mungki A. Sasmita
Pukul 17.00~Pdt. Lukman Halim

LITURGI MINGGU

T e m a :     RAJA DAMAI AKAN DATANG: MENJADI HAMBA YANG TAAT DAN SETIA                                                          

Bacaan :
II Samuel 7 : 4 – 11, 16
Lukas 1: 46 – 55
Roma 16 : 25 – 27
Lukas 1 : 26 – 38

Pujian :
Datanglah Ya Yesus
SNC 92: 2,3,5 Dia Datang
Magnificat
SNC 98: 1-2    Buka Jalan
KJ 105: 1,2,5   Ya, Anak Kecil
PKJ 136  Dialah Segalanya!
KJ 365b  Tuhan Ambil Hidupku

Renungan Minggu Adven 4, Minggu, 21 Desember 2014
RAJA DAMAI AKAN DATANG : MENJADI HAMBA YANG TAAT DAN SETIA

II Samuel 7: 4-11, 16; Lukas 1: 46-55; Roma 16: 25-27; Lukas 1: 26-38

Ketaatan seringkali disandingkan dengan hadiah atau hukuman.Seseorang bersedia taat, ketika kepadanya dijanjikan kenikmatan hidup, kesuksesan, atau berkat-berkat jasmaniah lainnya.Sebaliknya, ada orang yang begitu saleh dan tekun menjalankan aturan agama, semata-mata karena takut hukuman.Pasti bukan ketaatan model seperti ini yang Tuhan kehendaki.Apalah artinya ketaatan hanya karena takut hukuman atau menginginkan hadiah?Bukankah ini model ketaatan seorang anak kecil? Semakin beranjak dewasa, orang harus makin menuju sikap ketaatan yang lebih luhur dan matang: Ketaatan yang lahir dari pertimbangan yang matang; Ketaatan yang lahir sebagai buah pengenalan akan Pribadi yang ia taati.

Di sepanjang sejarahnya, umat Israel memiliki persoalan dalam mengenal dan menaati Allah.Pada suatu saat mereka menaati Tuhan, tetapi lebih sering mereka meninggalkan Tuhan.Gambaran mereka tentang Allah seringkali keliru, sehingga sangat sulit mengharapkan sebuah ketaatan yang lahir dari kasih dan kesediaan berkorban.

Belajar dari Maria, kita dapat menemukan ketaatan yang lahir dari keyakinan dan kesediaan diri untuk dipakai oleh Tuhan, bagi karya keselamatan yang besar. Ketaatan Maria tidak hanya memberikan inspirasi bagi ketaatan-ketaatan yang lain, tetapi juga membuka jalan bagi kehadiran Allah yang dapat dimengerti, melalui kehadiran Kristus di dalam daging.

Ketaatan Maria terjadi di masa penantian yang panjang.Adven adalah masa penantian.Apa yang biasa dilakukan seseorang dalam masa penantian? Tergantung dari apa yang dinantikan. Apakah yang dinantikan itu sesuatu yang penting atau tidak. Jika yang dinantikan adalah sesuatu yang penting baginya, maka ia akan siap sedia dan berjaga-jaga. Sikap Maria dalam merespon berita malaikat menunjukkan bahwa ia adalah seorang yang siap sedia dan berjaga-jaga. (disadur dari Dian Penuntun)